Kreativitas Berinovasi di PembaTIK Level 4 Tahun 2020

Kamis, 24 September 2020

Kreativitas Berinovasi di PembaTIK Level 4 Tahun 2020

 Kreativitas Berinovasi di PembaTIK Level 4 Tahun 2020

Catatan PembaTIK Level 4 Tahun 2020

Assalammu'alaikum,
Salam Rumah Belajar......

Kegiatan PembaTIK level 4 tahun 2020 diawali dengan kuliah umum yang menghadirkan narasumber pakar, antara lain Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., Mphil., MA. (Materi Video Conference), Charles Bonar Sirait, SE.,MM. (Materi Public Speaking), Butet Manurung (Materi Motivasi Guru), Asma Nadia (Materi Penulisan), dan Wicaksono (Materi Sosial Media). Kelima narasumber membahas judul yang sangat menarik, mutlak diperlukan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam menghadapi era revolusi industry 4,0. Kuliah umum ini bertemakan "Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar" dan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, B.A.,M.B.A.

Senin, tanggal 21 September 2020 dimulai kegiatan coaching hari pertama untuk angkatan I yang diikuti oleh 6 provinsi, yaitu Aceh, Bali, Banten, Kep. Bangka Belitung, Papua Barat dan Sulawesi Barat. Acara di buka oleh Ibu Hendri Puspa Martasi dari Pusdatin yang bertindak sebagai MC. Untuk menambah khidmat, acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan diikuti dengan berdoa. Selanjutnya Bapak Arief Darmawan dari Pusdatin memaparkan sekilas tentang kegiatan PembaTIK tahun 2020. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memajukan Indonesia untuk membekali guru-guru dengan kemampuan pemanfaatan TIK agar pembelajaran yang dilaksanakan lebih inovatif, sekaligus dalam rangka seleksi "Duta Rumah Belajar".


Kegiatan PembaTIK dibagi kedalam 4 level, yaitu level 1 (literasi), level 2 (implementasi), level 3 (kreasi) dan level 4 (berbagi). Keempat level ini dilaksanakan secara Bimtek Daring. Dari tahun ke tahun adanya peningkatan peserta yang cukup signifikan, dimana pada tahun 2018 untuk level 1 diikuti oleh 6.809 peserta, tahun 2019 diikuti 28.624 peserta dan pada tahun 2020 diikuti oleh 70.312 peserta yang terbagi dalam 2 tahap. Kenaikan partisipasi PembaTIK dari tahun ke tahun ini mendapat apresiasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Nadiem Anwar Makarim yang mengatakan bahwa "Angka ini merupakan pencapaian yang luar biasa, terlebih hal ini juga menjadi pananda semakin banyak guru yang ingin meningkatkan kemampuannya untuk mengimplementasikan teknologi ke dalam proses belajar dan mengajar".

PembaTIK level 4 terbagi dalam 4 kegiatan, yaitu Kuliah Umum, Kelas Daring, Coaching, dan Seleksi Duta Rumah Belajar. Kuliah umum merupakan pembekalan peserta dengan menghadirkan narasumber inspiratif, dilaksanakan dengan metode live streaming dan zoom meeting, pada saat Coaching dilakukan pembimbingan terkait materi dan tugas PembaTIK level 4, dilaksanakan secara virtual dengan zoom meeting setiap provinsi. Seleksi calon Duta Rumah Belajar dilaksanakan dengan mengambil 5 peserta terbaik dari setiap propinsi, selanjutnya akan ada pleno untuk menentukan Duta Rumah Belajar Terpilih. Peserta PembaTIK level 4 harus mengerjakan serangkaian tugas dalam bentuk Vlog, Blog dan Kegiatan Tatap Maya/Tatap Muka untuk mengetahui kemampuan peserta dalam melakukan aktivitas sosialisasi/berbagi.

Plt. Kapusdatin Kemendikbud Bapak M. Hasan Chabibie, M.Si yang diwakili oleh Bapak Eka memberikan arahan dan penghargaan kepada Sahabat Rumah Belajar (SRB) yang sudah berjuang sehingga bisa berada di level 4. Bapak Plt. Kapusdatin juga memberikan pesan bahwa "Dengan program PembaTIK diharapkan dapat menumbuhkan motivasi, kreativitas, dan inovasi guru dalam pembelajaran berbasis TIK. Selain itu untuk meningkatkan profesionalisme pendidik melalui berbagi pengetahuan, ketrampilan, dan wawasan dalam pemanfaatan TIK untuk pembelajaran. Kegiatan PembaTIK juga dapat memperluas jaringan kerjasama dalam pemanfaatan TIK pada komunitas pengguna portal Rumah Belajar. Dengan meningkatkan peran serta guru dalam pengembangan konten-konten yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar terbuka, kita dapat bersama-sama mengembangkan model pembelajaran berbasis Portal Rumah Belajar".

Setelah vicon bersama pada sesi 1 dilanjutkan dengan breakout room provinsi bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh Bapak Drs. Rachmat Fitri, HD, MPA dan ketua LPMP Aceh. Dalam sambutannya Kadisdik Aceh menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada kegiatan PembaTIK ini, dan mengatakan bahwa bibit guru penggerak dalam kompetensi Teknologi Informasi(IT) ada di Duta Rumah Belajar dan peserta PembaTIK level 4. Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan pemerintah melalui sebuah gerakan yang sistematis dan berkelanjutan supaya kompetensi IT bisa menyeluruh dan merata dirasakan oleh guru yang ada di Aceh.


Ketua LPMP Aceh, Bapak Dr. Muslihuddin juga memberikan motivasi yang luar biasa bagi peserta PembaTIK level 4 untuk terus berpacu untuk meningkatkan kompetensi IT. "Aceh harus jadi nomor satu, jadilah pelari cepat dan petarung sejati". Kepala LPMP juga memberi dukungannya dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru, "silahkan berkunjung ke LPMP Aceh".


Pada hari kedua kegiatan coaching, Selasa 22 September 2020 dilanjutkan dengan pemaparan kiat-kiat menjadi Duta Rumah Belajar(DRB) oleh DRB tahun 2019 dan DRB tahun 2018. Kiat-kiat yang disampaikan oleh Ibu Irayuni Sari(DRB tahun 2019) adalah sebagai berikut:
  1.  Motivasi
  2. Pahami petunjuk pemilihan DRB
  3. Komitmen dan Do'a

Selain ketiga kiat diatas DRB tahun 2019 ini juga menyampaikan perjuangan yang luar biasa menjadi DRB yang penuh dengan tantangan. Sedangkan Bapak Qusthalani (DRB tahun 2018) menyampaikan kiat-kiat sukses mengikuti Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) adalah sebagai berikut:
  1. Menyusun jadwal yang tepat
  2. Jangan siakan layanan grup
  3. Hindarkan diri dari semua distraksi
  4. Konsistensi

Setelah pemaparan kiat-kiat oleh para DRB tahun sebelumnya, dilanjutkan dengan breakout zoom kelompok, peserta PembaTIK dibagi kedalam 3 kelompok, kebetulan saya masuk ke kolompok 2, dimana zoom meeting dipimpin Bapak Anas Sabayasa dari Pusdatin. Peserta kelompok 2 menyampaikan pengalaman dan motivasi ikut PembatIK dari level 1 sampai level 4, yang saat ini dijalankan. Peserta level 4 juga diberikan tugas membuat Rancangan Program PembaTIK Level 4: Berbagi yang harus di unggah pada tautan http://gg.gg/tugaspembatikaceh.


Hari Rabu, 23 September 202 merupakan hari terakhir coaching, kegiatannya berupa persentasi kelompok, kelompok 1 diwakili oleh Ibu Eva DeliananBr Bangun, kelompok 2 diwakili oleh Ibu Lenayanti Br Pulungan, ST, M.Pd, dan kelompok 3 diwakili oleh Bapak Bambang Irawan. Materi yang dipersentasikan adalah tentang Rancangan Program PembaTIK level 4:Berbagi. Pada dasarnya semua kelompok memberikan hasil rancangan Implementasi Inovasi Pembelajaran Berbasis Rumah Belajar yang hampir sama yaitu mempunyai tujuan, sasaran dan strategi yang sama.

Kegaiatan coaching ditutup oleh Ibu Yeni Husnaeni dari Pusdatin, beliau mengatakan bahwa peserta PembaTIK level 4 ini harus memperhatikan ketentuan dan juknis, menggali potensi diri dan lingkungan agar bisa memberikan hasil seperti yang diharapkan. Selain itu Ibu Yeni juga memaparkan aspek penilaian. Untuk tugas Vlog ada beberapa aspek yang dinilai, yaitu:
  1. Aspek teknik (audio, visual, dan lain-lain).
  2. Aspek presenter 
  3. Aspek informasi 
  4. Aspek inovasi dan leadership
Sedangkan aspek penilaian blog adalah sebagai berikut:
  1. Aspek konten dan kreatifitas.
  2. Informasi yang disampaikan berhubungan dengan pemanfaatan fitur rumah belajar.

Setelah mengikuti kegiatan coaching mendapat pencerahan tentang apa itu PembaTIK level 4, apa yang harus dikerjakan oleh pesertanya. 
 
Akhir kata, terimakasih kepada Bapak/Ibu dari Pusdatin, para DRB, Kadisdik Aceh, ketua LPMP Aceh yang telah memberikan inspirasi dan motivasi yang luas biasa kepada peserta PembaTIK level 4. Untuk para Sahabat Rumah Belajar (SRB), mari kita bersama-sama memajukan Indonesia bersama Rumah Belajar.


Merdeka belajarnya, 
Rumah Belajar Portalnya, 
Maju Indonesia.

Wassalam

#SahabatRumahBelajar
#PembatikLevel4Aceh
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2020
#PembaTIKlevel4
#RumahBelajar
#berbagi
#Gurupenggerak
#PusdatinKemdikbud















    





14 komentar:

Pembelajaran Lebih Mudah dengan Google Classroom

Pandemi Covid-19 memaksa setiap orang beradaptasi dengan kebiasaan baru, termasuk dalam proses belajar mengajar di sekolah. Pembelajaran yan...